Baby Mint

    • HOME
    • AUTHOR
    • THINK&TALK
    • DO IT YOURSELF
    • EXPLORE


              Hari gini masalah fashion udah jadi perbincangan utama dan sorotan berbagai kalangan. Mulai dari anak kecil, remaja, sampai dewasa semuanya berlomba-lomba dalam mengupdate dan upgrade  style fashion biar jadi hype dan nggak ketinggalan zaman. Besarnya ketertarikan masyarakat terhadap dunia fashion menyebabkan banyaknya penyedia berbagai fashion item berlomba-lomba mengeluarkan produk andalan mereka mulai dari ujung kepala hingga kaki. Tas, atasan, bawahan, dan sepatu merupakan fashion item utama yang sudah sering menjadi perhatian. Tak dapat dipungkiri fashion item tersebut tidak dapat ditinggalkan dan akan selalu ada pembaharuan style setiap tahunnya. Namun apa yang membuat kalian tampak berbeda jika hanya fashion item itu saja yang selalu terupgrade? Kalian akan terlihat sama saja dengan orang-orang lain walau kalian selalu memperbaharui style kalian dengan mengubah fashion item utama tersebut. Kalian mau kan style kalian memiliki kekhasan dan nilai lebih ketika dipandang ?

            Kalian orang yang suka terlambat? kebiasaan itu nggak akan berlangsung lama kalau kalian udah menjadikan jam tangan sebagai fashion item wajib kalian sehari hari! Jam tangan merupakan fashion item yang selalu bisa disesuaikan dengan outfit. Selain sebagai fashion item, jam juga memiliki fungsi yang sangat penting. Tentunya sebagai alat untuk mengetahui waktu dan menjagamu menjadi orang yang tepat waktu. Jam tangan yang kece bisa membuat penampilanmu semakin sempurna dan memperlihatkan bahwa kamu adalah orang yang menghargai waktu.

    “A watch is one of the most important things that you buy, it says a lot about a person” – Giorgio Armani

    Mengutip dari perkataan Giorgio Armani, jam tangan diaggap sebagai fashion item yang bisa menggambarkan seseorang. Singkatnya, sebagai “identitas”. Dan untuk menunjukkan identitasmu, siapakah dirimu, tentu kamu menginginkan yang terbaik bukan?

            Tenang! The Watch Co. hadir untuk menyelamatkanmu! berbagai “identitas” bisa kamu pilih dari banyak warna, style, serta brand yang ditawarkan oleh The Watch Co. lho! Nggak mungkin kamu nggak menemukan “identitas” terbaik untukmu kalau udah mengakses website dan media sosial dari The Watch Co. Banyak diskon juga yang bakal membuat belanjamu lebih hemat sehingga kamu bisa save more money untuk hal-hal lain yang ingin kamu beli. Model yang ditawarkan pun tentu yang terbaru nggak jadul alias jaman dulu. The Watch Co. menyediakan berbagai jam tangan dengan kategori  Jam Tangan Pria, Jam Tangan Wanita, dan Jam Tangan Unisex. Fitur ini akan mempermudah tentunya. Namun, jika kalian mau tampil kece sesuai zaman alias up to date tanpa banyak berpikir, kalian bisa akses Jam Tangan Terbaru maka search engine akan mencarikan kalian jam tangan mana sajakah yang fresh from the oven dan akan menjadi kandidat pilihan kalian.
             
    PILIH JAM TANGAN & TENTUKAN GAYAMU !

    1. Girly
    Jika kalian para wanita ingin tampil girly dan anggun namun tetap terlihat elegan maka jam tangan dengan aksen floral dan warna pastel bisa menjadi pilihan yang tepat. Dengan aksen bunga yang tidak terlalu ramai dan berwarna pastel, maka jam tangan seperti ini cocok dipadu padankan dengan white layered skirt dan pastel sabrina top maupun girly style lainnya.

    source : thewatch.co

    2. Casual
    Tampilan casual tidak akan pernah salah. Jadi, kalian yang ingin tampil sederhana namun tetap stylish maka model jam tangan dengan straps seperti ini benar-benar pas untuk kalian. Jam tangan dapat di padukan hanya dengan t-shirt dan jeans kesayangan lho!

    wanita
    source : thewatch.co
    pria
    source : thewatch.co

    3. Businesslike
    Businesslike identik dengan para pria yang merupakan pebisnis ataupun eksekutif muda. Pria dengan setelan jas, kemeja, dasi, celana kain, dan sepatu formal. Pilihan jam tangan yang tepat tentu akan meningkatkan karisma dan menambah rasa percaya diri.

    source : thewatch.co

             Tunggu apa lagi, masih banyak style yang bisa kalian bentuk dengan fashion item ini. Perlu diingat jam tangan di The Watch Co. adalah jam tangan original jadi kalian tidak perlu takut lagi akan dibohongi karena 100% bukan imitasi! Selain untuk dipakai sendiri jam tangan bisa menjadi kado mengesankan untuk sahabat, kakak, ibu, ayah, atau pasangan di hari spesial mereka.

    TIPS MEMBEDAKAN JAM ORIGINAL DAN JAM REPLIKA

    1. Teliti Bentuk Fisiknya
    Jam tangan original dibuat dengan ketelitian yang saat tinggi dan menggunakan mesin canggih dalam produksinya. Memang sekilas, jam original dan replika memiliki bentuk yang identik dan susah untuk membedakan diantara keduanya jika tidak teliti dalam mengamati. Jam original selalu dijual dnegan kualitas fisik yang tanpa cacat dikarenakan pabrik tentu tidak ingin mengecewakan pembeli dengan menyajikan produk yang "gagal". Maka jam tangan yang akan dipasarkan akan diseleksi lebih dahulu, Sementara jam replika biasanya memiliki beberapa kecacatan. Jika kalian mendapati adanya kecacatan pada jam tangan yang baru kalian beli, bisa jadi jam tersebut adalah replika.


    2. Harga 
    Jam dengan brand terkenal seperti Daniel Wellington, Swiss, Casio tentu dibandrol dengan harga yang bisa dibilang cukup mahal. Maka jika kalian membeli jam dengan brand tersebut namun dengan harga yang benar-benar miring, bisa dipastikan bahwa jam tangan yang kalian beli adalah replika belaka.

    3. Cek Nomor Seri Jam Tangan 
    Pada bagian belakang jam tangan selalu disertakan nomer seri pembuatan. Nomor seri tersebut sudah terdaftar secara resmi. Jika kalian ingin mengetahui apakah jam tangan tersebut original atau replika, kalian dapat mengecek nomor seri pada internet. Apabila nomor serinya terdaftar, maka jam tangan tersebut asli jika tidak, maka sebaliknya.

    Nah, itu beberapa tips yang bisa kalian terapkan saat ingin membeli jam tangan original ya teman-teman! Be a smart buyer!

    APA LAGI ?

           Bukan hanya jam tangan yang bisa di dapatkan di The Watch Co. namun juga straps dan accessoris. Jadi semakin mudah buat kalian yang ingin tampil beda setiap harinya namun dengan jam tangan yang sama? Kalian hanya perlu mengganti strap-nya dan voila! tampak seperti jam yang berbeda atau kalian bisa tambahkan accessoris lain untuk lebih memperkece tampilan kalian.



    Temukan The Watch Co. di :
    Instagram | Website | Facebook | Youtube

    Yakin penampilanmu bakalan kece dan kamu selalu tepat waktu kalau udah akses dan beli jam tangan serta accessoris di The Watch Co. Di tunggu OOTD kalian pakai produk The Watch Co. :D
    Continue Reading
    source : pinterest.com


    Tahun 2018 menjadi tahun yang sarat dengan era digital. Era digital ini banyak membantu warga Indonesia dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Segala kemudahan telah ditawarkan pada era ini. Tidak perlu untuk pergi ke bank atau atm secara langsung untuk bisa mentransfer sejumlah uang. Cukup nyalakan smartphone dan e-banking serta m-banking dapat diakses dengan mudah. Ingin membaca berbagai referensi untuk menambah pengetahuan tidak perlu lagi pergi ke perpustakaan umum. Hanya perlu koneksi internet dan mengakses e-library menjadi pilihan yang menguntungkan. Segalanya didapatkan dengan mudah dan cepat.

    Begitu pula untuk membeli barang kerbutuhan. Berbagai industri e-commerce telah menjamur di Indonesia sehingga tidak ada lagi barang yang susah untuk ditemukan. Mulai dari produk fashion, gadged, sampai produk kecantikan berbagai merk tersedia di berbagai platform e-commerce. Maraknya industri e-commerce membuka peluang besar untuk semua kalangan agar dapat menjajakan hasil karya dan juga produksinya. Barang impor pun mulai banyak masuk ke Indonesia dan mudah untuk diakses dan di dapatkan. Dibalik kemudahan yang disajikan oleh industri serba digital ini, ternyata menimbulkan dampak yang tanpa disadari telah ditimbulkan. Apakah itu ?


    PRODUK LOKAL MENJADI TAMU DI NEGERI SENDIRI

    source : pinterest.com

          Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Maraknya e-commerce menyebabkan segala produk dapat diakses dengan mudah. Mendapatkan produk yang hanya di produksi di luar negeri pun bukan menjadi kemewahan lagi. Karena sejatinya lebih mudah mendapatkan produk impor daripada produk dalam negeri sendiri. Mengapa hal ini bisa terjadi ?

    Pertama, produksi dalam negeri masih banyak yang menggunakan cara pemasaran yang masih tradisional dan belum memahami besarnya peluang menjajakan produk melalui dunia digital.

    Kedua, banyak produk lokal yang sudah berhasil memasuki dunia digital dalam marketingnya kurang menonjol dan masih kalah gencar dengan produk impor. Padahal dari segi kualitas, produk lokal bisa jadi lebih baik dengan harga lebih terjangkau. Namun karena kurangnya kemampuan marketing produsen, menyebabkan produk dalam negeri kurang tidak dikenali masyarakat Indonesia.

    Ketiga, faktor yang satu ini menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap eksistensi produk lokal di industri e-commerce atau online. Minat masyarakat yang lebih tinggi terhadap produk impor. Tingginya minat terhadap produk impor disebabkan salah satunya pola pikir bahwasanya mengenakan produk luar negeri tentu lebih prestige dan terlihat lebih “kekinian”. Pola pikir bahwa produk Indonesia berkualitas buruk, kalah keren, dan kalah model membuat banyak masyarakat yang lebih memburu produk impor. Apalagi didukung oleh banyaknya tokoh masyarakat dan juga idola yang sering mengenakan produk luar negeri daripada mengusung produk anak bangsa. Fenomena ini menyebabkan penjual dan pemilik platform jualan online akan lebih mengutamakan barang-barang yang banyak dicari oleh masyarakat. Sehingga mereka berlomba-lomba memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap produk impor dengan memperbanyak produk impor , sehingga kuota produk lokal yang kurang diminati lama-kelamaan akan berkurang bahkan hilang. Produk lokal mungkin tidak lagi dilirik.

    BAGAIMANA CARA MENGATASINYA ?

              Untuk mengatasi fenomena ini sebenarnya mudah namun dibutuhkan kemauan dan dukungan dari segala pihak. Dimulai dengan membiasakan untuk membeli produk lokal walaupun dimulai dari hal-hal kecil misalkan beras lokal, garam lokal, baju batik, tas rotan, dan lain-lain. Kemudian berani untuk mempromosikan karya anak bangsa kepada publik dengan cara yang menarik sehingga dapat menarik minat lebih kepada produk lokal. Mempromosikan produk bisa dimulai dari orang-orang terdekat seperti keluarga, teman, atau tetangga. Dengan langkah kecil seperti itu, kita telah membantu Kemenperin untuk melaksanakan kampanye Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang gencar dilakukan di Indonesia.

         Mulai mencintai produk lokal dengan mengakses platform jualan online yang menyediakan produk-produk anak bangsa. Salah satu platform yang merupakan penyedia produk lokal adalah qlapa.com yang merupakan market penjualan yang menjadi rumahnya produk Handmade di Indonesia. Produk yang dijual tidak sembarangan dan teruji kualitasnya tidak main-main. Segala jenis produk dapat ditemukan di qlapa.com mulai dari hadiah, koleksi, lifestyle dan yang paling membanggakan, SEMUANYA ADALAH PRODUK LOKAL!




    source : qlapa.com

              Qlapa market hadir sebagai salah satu usaha dalam melawan produk impor yang menjamur di Indonesia. Dengan menyajikan produk yang tidak kalah menarik dan berkualitas maka diharapkan industri lokal dan homemade dapat lebih diminati dan dilirik masyarakat Indonesia. 

    source : qlapa.com

    source : qlapa.com

    Tidak mau kan produk lokal hanya menjadi tamu di negeri sendiri? Maka yuk mulai sekarang lebih mencintai produk tjap Indonesia!


    Continue Reading

    Metamorfosis
    Dulu sering banget jadi soal ujian pas jaman masih SD
    Definisi metamorfosis dari guru SD ya perubahan dari ulat (yang notabene nye terkenal jelek,bikin gatel, menjijikkan) lalu jadi kepompong (katanya kayak orang bertapa,diem aja) sampai akhirnya jadi kupu-kupu (udah cantik bisa terbang kemana-mana banayk yang suka sama dia)

    Dalam hidup pun sebagai seorang manusia harusnya kita meniru tuh si proses bermetamorfosisnya ulat. Perlahan berubah menjadi sosok yang lebih baik sehingga banyak disukain sama orang
    Tapi nih tapi semakin ke sini kok kayaknya manusia ini malah cenderung bermetamorfosis ke arah yang salah
    Saya merasakan sendiri bagaimana bermetamorfosis ke arah yang salah dan masyaAllah sekarang nyeselnya bukan main
    Singkat cerita dari saya

    Dulu saya dimasukkan ke SD islami oleh orangtua saya. SD di desa yang biaya SPPnya pun terserah mau bayar seikhlasnya saking banyaknya orang di desa saya yang kekurangan dan buat sekolah aja ortu mereka rela kerja keras sampai malam. Sekolah yang mengajarkan saya kesederhanaan, kedisiplinan,ketulusan hati, menghormati dan yang paling penting kejujuran. Dulu di SD tuh ya nggak ada tuh niatan mencontek dan takutt banget pokoknya, bahkan mengerjakan PR di sekolah aja rasanya udah dosa yang paling besar (tapi saya dulu ngerjain di kamar mandi terus pintunya di kunci. tapi ujung-ujungnya saya ngaku juga soalnya takut hehe). Dan saya rasa di SD inilah pondasi yang paling kuat dalam hidup saya
    Beralih ke SMP saya memilih masuk ke MTS dan mengenyamm pendidikan di ranah keislaman lagi. Memang benar saya masih merasa menjadi orang baik tapi saya sudah berani mencontek(walaupun jaraaangg sekali), mengerjakan PR di sekolah. Berubah menjadi sedikit nakal
    Tibalah saya di masa yang "paling indah" yaitu masa SMA. Saya masuk ke salahsatu sekolah negeri. Di sinilah saya mulai merasakan perbedaan besar dalam diri saya. Saya sudah jarang memegang pondasi kebenaran saya yang sudah susah payah ditanamkan oleh guru saya dahulu. Wah ancur-ancurnya saya ya di SMA ini. Saya nggak tau itu faktor saya-nya yang kurang kuar pondasi atau lingkungannya yang mendorong saya menjadi individu seperti itu
    Saat kuliah, saya ditempatkan oleh Allah di tempat yang kembali islami. Jujur sebenarnya bukan tempat ini yang saya inginkan untuk melanjutkan pendidikan saya. Namun sepertinya Allah punya maksud yang berbeda. Setengah tahun sudah saya menjalani kuliah dan saya merasa ada perubahan dalam diri saya secara spiritual maupun tingkah laku ke arah yang lebih positif. Perlahan saya mulai kembali ke pribadi saya yang saya tinggalkan saat SMA. Saya baru menyadari bahwasanya saya lebih berubah ke arah positif setelah reuni bersama teman SMA saya. Wow saya kaget bukan main melihat teman-teman yang sungguh berubah. Lebih sedihnya lagi, mereka bermetamorfosis ke arah yang lebih buruk yang tidak pernah saya pikirkan akan mereka lakukan. Dan akhirnya saya menyadari bahwa Allah masih benar-benar menyayangi saya. Allah memberikan tempat yang saya butuhkan bukan yang saya inginkan. Mungkin Allah rindu saya yang dulu dan Dia menegur saya.

    Berangkat dari pengalaman bermetamorfosis saya yang salah saat itu, saya nggak mau mengulang kesalahan yang sama lagi. Saya mulai belajar mengambil hikmah atas semuanya. Saya mulai belajar memperbaiki diri aya. Dalam beribadah, dalam berbusana, dan dalam bertutur kata walaupun belum sempurna tentunya.
    Namun saya terkejut oleh respon dari teman-teman saya dulu. Tidak sedikit dari mereka yang justru malah mengatai saya seolah saya bergerak ke arah yang salah. Seolah saya melawan trend saat ini. Memang, saya melawan trend saat ini yang saya pikir bukan merupakan hal yang baik buat saya. Beberapa dari mereka menjauh dari saya dan saya merasakan hal itu.
    Mengapa pada zaman ini justru orang yang ingin berubah ke arah yang lebih baik malah justru dibuat 'down' bukannya di dukung ?
    Contohnya saja dari cara berbusana. Dalam agama saya diajarkan seharusnya berkerudung memang menutupi dada sehingga kerudungnya terjulur panjang . Sebut saya syar'i lah. Ketika saya mmencoba mulai mengenakannya (karena teman kuliah saya juga banyak yang mengenakannya) lalu saya mencoba 'keluar' dengan tampilan tersebut malah kata-kata yang seolah menjelek-jelekkan seperti
    "Kamu nggak cocok pakai seperti itu"
    "Hahaha jangan sok alim kamu"
    "Jangan jadi teroris ya kamu"
    WAH. Respon yang membuat saya kaget. Saya sudah memprediksi sih tapi saya nggak nyangka mereka bisa mengungkapkannya dalam bentuk kata-kata bukan hanya 'mbatin'
    Sebenarnya saya sendiri tidak peduli dengan hal tersebut. Karena yang saya butuhkan bukan pujian kalian. Tapi saya membutuhkan ketenangan hati dan saya berusaha memeprbaiki diri didepan Yang Kuasa.
    Namun bagaimana dengan orang lain?
    Bagaimana jika ada orang yang mudah memasukkan kata-katamu ke dalam hatinya?
    Bagaimana ia bisa bermetamorfosis apabila lingkungan sosialnya selalu menjatuhkan bukannya mendukung?
    Maksudku ayolah, jika kamu tidak sependapat atau kamu tidak siap melakukan hal yang sama, JUST SHUT YOUR MOUTH UP!
    Biarkan mereka bermetamorfosis, jangan jatuhkan, jangan hina, jangan jelek-jelekkan, bahkan mereka lebih baik daripada kamu yang cuma bisa ngehina and do nothing
    Dan buat kalian yang lagi bermetamorfosis dan mengalami hal serupa sama saya. Just slow down and let it go orang-orang macam itu. Tetep terusin. You not come to only come this far. Jangan setengah-setengah dan lanjutin aja karena nggak cuma kalian yang mengalami hal itu.
    Jangan takut bermetamorfosis ingat karena pada akhirnya kalian akan berubah jadi kupu-kupu

    Sekian kegondokan hari ini dari saya yang baru ingin mencoba bermetamorfosis

    Continue Reading

    Sekarang lagi udah masuk di era digital
    Semua pelajaran,permainan,berita bisa di akses lewat gadged
    Sosial media juga mulai menjamur dan udah jadi makanan sehari-hari buat anak muda zaman now. Kalo naggak liat sosmed kayak ada yang hilang gitu hari itu
    Bangun tidur buka handphone langsung check whatsapp,line, instagram, ask.fm dan lain-lainnya dah pokoknya
    Berjam-jam dihabisin buat nongkrongin tuh gadged dan sosmed. Di jalan pas lagi nungguin angkot atau gojek atau apapun pake pegangin hape, nunduk scroll scroll lagi . Di dalem mobil ada sodara-sodara juga semua sibuk scroll scroll nggak ada capek capeknya
    Padahal juga yang di scroll in apaan sih (ini juga tamparan buat saya sendiri sih)

    Emang nggak bisa dipungkiri kalo sekarang ini sosmed juga penting misalnya buat ngikutin berita politik atau berita bencana diluar sana atau kemajuan teknologi banyak lah
    Tapi bukan itu yang dipentelengin sama generasi-generasi kita sekarang
    Yang dipentelengin malahan akun gosip yang gatau itu bener apa nggak pokoknya nontonin kehidupan orang yang kadang rada sampah sih...........sorry to say tapi emang nggak mutu banget pokoknya
    Dulu emang aku salah satu dari mereka tuh. Orang-orang yang suka pentelengin gosip gosip ga mutu gitu dan ngerasa keren kalo bisa tau gosip ter panas sekarang ini. Tapi semakin bertambahnya umur nih, mulai dapet hidayah (makasih juga buat salah satu youtuber yang udah mbuka pemikiran saya tentang begini-beginian)
    Tapi malah sekarang ini orang-orang yang udah sedikit demi sedikit "hijrah" ke akun yang lebih manfaat ini dianggap katrok dan norak
    Misalnya nih ya pada suatu saat aku jalan sama beberapa temenku dan tiba-tiba mereka membicarakan semacam gini

    "Woy tau gak sekarang si ***** MBA sama si ***** gila ya pdahal dia kan udah nikah ama *****" 
    dan aku be like 
    "Emang si ***** itu siapa ? " 
    "YA TUHAN MASA KAMU GATAU SIH KAN BERITANYA HITS BANGET DI LAM** *****"

    Oh waw
    Jadi saya harus lebih harus tau MBA nya si mbaknya gitu ya daripada debat debat politikus yang bakalan memimpin Jawa bentar lagi. Yang bakalan mbuat kebijakan-kebijakan yang pastinya nanti berdampak ama hidup kita kalo sampek kita salah pilih ?
    Atau saya harus lebih tau berita daripada journal penelitian terbaru tentang operasi rekonstruksi lesi otot supraspinatus pake sel induk mesenchymal ?
    Bukan mau sok pinter sok high class or whatever tapi prihatin aja saya ini
    Beberapa tahun lagi generasi kita yang bakalan mimpin Indonesia
    Generasi kita yang bakalan memajukan Indonesia
    Nah kalo nih generasi kita generasi gosip, generasi yang sukanya men judge orang berdasarkan gosip dan cuma berani ngomong di balik fake account mau jadi apa negara kita nanti ?
    Dengan gampang percaya sama akun gosip aja menandakan bahwa kita nih mudah dipengaruhi dan kemampuan analisis kita lemah. Intelligent kita lemah juga nih
    Gimana kalo negara lain bisa mbaca kelemahan kita ini ?
    Sekarang ini penjajahan udah nggak pake bambu runcing kayak jaman dulu
    Penjajahan sekarang udah melalui teknologi, melalui sosial media, nah kalo generasi kita nggak memperkaya pengetahuan dan malah menimba gosip kira-kira berapa lama lagi negara ini bisa bertahan ?
    Saya tentu bukan orang yang expert dalam memperkaya diri dengan hal yang lebih bermanfaat daripada gosip, bukan orang yang pinter banget kritis banget dan cerdas banget. Bukan orang yang udah berkontribusi banyak buat negri ini. Tapi saya juga lagi berusaha
    Saya harap generasi kita ini bisa ikut berusaha bareng biar nantinya negara kita nggak di tindas sama negara besar di luar sana

    Oya, maaf ini cuma opini dan kalo ada yang nggan setuju ya terserah. Semua orang bebas berpendapat okayy


    Continue Reading


    (Jadi ini sedikit bercerita tentang pengalaman baru-baru ini)

    Bagaimana kamu mendeskripsikan kesuksesan ?
    Saat kamu berhasil memiliki rumah yang besar ? Uang berlimpah ? Pacar yang keren ?
    Kesuksesan menurutku adalah dimana kita merasa apa yang kita miliki sangat istimewa dan tidak didapat orang lain. Saat kita berhasil meraih apa yang kita idam-idamkan sejak lama dan hal tersebut menimbulkan kebangaan kepada diri kita sendiri

    Sebagai contohnya, yang baru-baru ini terjadi pada orang seumuranku. Remaja 18 tahun
    Setelah kurang lebih 3 tahun menempuh pendidikan di SMA , yang dianggap kesuksesan adalah saat berhasil lulus dengan nilai yang memuaskan
    Tak berhenti sampai di situ
    Kesuksesan adalah ketika berhasil mendapatkan PERGURUAN TINGGI FAVORIT 
    Hm bukan hanya perguruan tingginya saja namun mendapat JURUSAN/ PRODI YANG BERGENGSI
    Jadi perguruan tinggi seperti apakah yang disebut favorit dan jurusan apa yang disebut bergengsi ?
    yaitu perguruan tinggi dan prodi yang di "wah" kan saat kita berhasil menembusnya
    di "wah" kan oleh teman-teman kita dan orang yang mengenal kita
    Perguruan tinggi yang semua orang mengetahuinya dan terkenal susah untuk ditembus
    Perguruan tinggi dengan track record terbaik di Indonesia maupun negara lain
    Tentu aku tidak perlu menyebutkan nama perguruan tingginya kan?  karena aku yakin semua orang mengetahuinya.
    Jurusan yang sudah menjadi favorit hampir sebagian besar pelajar  (sepertinya)
    Kedokteran ? Harga mati katanya
    Jurusan yang terkenal dengan "masuknya susah, keluarnya lebih susah" "UKT mahal" dan lain-lain
    Walau berusaha mengelaknya tapi statement tersebut masih didewakan sampai sekarang

    Kerika tidak berhasil masuk ke perguruan tinggi favorit ataupun jurusan bergengsi sering terjadi yang namanya MALU
    Kenapa merasa malu ?
    Masih banyak orang diluaran sana yang berpikiran sempit
    Tidak berhasil memasuki jurusan/PTN favorit maka anak tersebut dianggap mengalami kegagalan menurut parameter mereka. Dan berhasil adalah ketika bisa meraih jurusan/PTN/s favorit
    Parameter kesuksesan orang-orang berpikiran sempit tersebut sedikit banyak mempengaruhi pikiran remaja yang hendak melanjutkan kuliah
    "Aku malu jika tidak berhasil masuk jurusan itu"
    "Pokoknya kalau tidak berhasil masuk ke sana aku nggak mau kuliah. Gengsi bukan PTN/S ternama"
    "Apa kata teman-temanku nanti jika aku masuk jurusan nggak terkenal itu. Malu ah"
    Terjadilah lagi yang namanya BERPURA-PURA
    Demi membuat orang -orang di lingkungan merasa impressed terhadapnya
    Padahal dia sendiri tidak merasa nyaman
    Padahal dia sendiri tidak menguasai pelajaran yang menjadi dasar kuliah pada jurusan tersebut
    Padahal ia sangat membenci fisika tapi ingin masuk jurusan teknik sipil, membenci matematika padahal ingin masuk STAN, membenci biologi padahal ingin masuk kedokteran
    (ingin yang dimaksud disini adalah ingin demi membuat orang lain merasa kagum)
    Yah, salah satu diatas pernah aku impikan demi membuat orang lain merasa kagum
    Munafik rasanya jika tidak mengakuinya

    Mengesampingkan bakat dan minat sering dilakukan hanya karena kata-kata
    "Apa prospek kerjanya?Nggak ada yang bagus. Nggak terjamin"
    Prospek prospek dan prospek
    Memang benar gaji yang banyak , kehidupan yang nyaman dan terjamin tentunya adalah impian semua orang
    Tapi untuk apa jika kamu tidak mendapatkan kebahagiaan saat mengerjakannya?
    Kehidupanmu akan dipenuhi stress
    Stress tentu akan membuatmu tidak bisa enjoy
    Saat tidak enjoy, tentu kamu tidak akan bisa mensyukuri dan menikmati hasil dari kerja kerasmu

    Negara ini tidak hanya membutukan insinyur yang hebat, dokter yang ahli, arsitek yang berbakat, maupun akuntan yang jeli (1)
    Negara ini juga membutuhkan petani yang pintar, nelayan yang cerdas juga guru yang berdedikasi
    Tanpa mereka, negara akan sama hancurnya dengan tidak memiliki warga seperti profesi di statement (1)
    Negara ini membutuhkan bukan tentang siapa yang menghasilkan pendapatan paling banyak tapi tentang siapa yang mau bekerja sama bersinergi dan bersedia membangun negeri ini
    ( jangan pernah menganggap suatu profesi tidak penting )

    Tuhan selalu memberi yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan
    Jangan selalu berorientasi kepada uang dan harta
    Parameter kesuksesan bukan hanya dari uang dan harta
    Bukan hanya dari yang kasat mata '
    Bukan hanya yang bisa dilihat orang banyak
    Parameter kesuksesan bagiku adalah saat kamu merasa bahagia dalam menjalankannya dan bermanfaat bagi dirimu, orang lain, negara, maupun agamamu
    Jadi, Ikhlaslah
    Jangan pernah malu dan rendah diri
    Jalani semua dengan ikhlas karena dengan ikhlas maka kita akan bisa memandang dunia dengan lebih indah

    teruntuk : teman temanku yang masih belum merasa puas, dan juga kepada diriku supaya lebih banyak bersyukur hehe





    Continue Reading
    Sering kita dengar teman-teman kita mengucap
    "Eh kamu Extrovert banget ya anaknya"
    "Iyasih dia emang Introvert makanya susah di ajak gabung sama kita"
    "Mereka tuh beda banget. Satu Introvert satu Extrovert. Kayak langit dan bumi deh"
    Jadi apa kalian tau apakah Introvert dan Extrovert itu?
    Introvert dan Extrovert merupakan jenis kepribadian pada manusia. Kepribadian tersebut kadang bisa nampak jelas dari perilaku kita sehari-hari, cara bergaul kita, bahkan dari selera musik kita

    Let's talk about Extrovert first
    Extrovert adalah kepribadian dimana seseorang dirasa atau merasa orang yang sangat terbuka dan dia biasanya punya banyak teman. Si Extrovert memiliki intensitas bicara lebih banyak dan biasanya orang yang sangat suka bergaul dan berada di keramaian. Mereka tidak merasa malu dan dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan mereka

    Lalu, Introvert
    Si Introvert biasanya adalah seseorang yang pendiam dan suka menyendiri. Mereka hanya memiliki beberapa teman dekat namun bisa dibilang pertemanan yang terjalin benar-benar pertemanan yang erat. Introvert lebih banyak adalah seorang pendengar yang baik daripada Extrovert yang lebih sering berbicara. Saat di keramaian mereka terkadang merasa kurang nyaman dan lebih menyukai suasana yang hening, sunyi, identik dengan perpustakaan? Begitulah

    Manakah yang paling baik?
    Banyak orang yang menganggap bahwa salah satu kepribadian tersebut lebih baik dari kepribadian yang lain dan menyesali atau bahkan berpura-pura menjadi salah satu kepribadian yang dianggapnya lebih baik padahal jelas ia tidak nyaman dengan hal tersebut
    Well, memang benar ada dan aku pribadi sudah banyak mendengar curhatan lah ya beberapa teman yang menginginkan kepribadian yang bukan dia banget lah pokoknya
    Dalam kasus temanku ini, dia adalah anak yang Introvert
    Dia menganggapku (yang sering dicap sebagai Si Extrovert) memiliki kehidupan lingkar pertemanan yang seru 
    Memiliki teman banyak, bisa kenal sana sini, gampang bersosialisasi, begitu mungkin?
    Dan dia merasa dia tidak bisa melakukan hal yang sama karena menyadari bahwasanya dia bukanlah Si Extrovert
    Ditambah lagi banyak orang yang memandang Si Introvert adalah buruk
    "Kamu sih terlalu Introvert . Terbukalah sedikit biar kita bisa seru-seruan bareng"
    "Jangan menyendiri terus lah kamu pendiam banget nanti gapunya teman banyak lho!"
    Semakin ingin lah dia bertransformasi dari Si Introvert menjadi Si Extrovert
    Jadi, apakah dia senang dengan berpura-pura dan melakukan kagiatan yang sebenarnya tidak dia inginkan? Tentu tidak!

    C'mon guys 
    Tidak ada kepribadian yang lebih baik daripada kepribadian yang lain
    Miris memang kadang melihat fenomena seperti itu. Buat apa sih kita membohongi diri sendiri supaya sama dengan orang lain? Kita ya kita . Bukan orang lain
    Rumput tetangga lebih hijau. Seperti itulah manusia selalu merasa kurang dan kurang padahal Tuhan sudah memberikan apa yang terbaik untuk kita
    Masalah sebenarnya adalah ya itu. Karena kita nggak percaya diri 
    Memangnya kenapa dengan menjadi Introvert? Kamu ngerasa nggak bisa bergaul dengan orang lain? Lingkar pertemananmu sedikit? Nggak hits? (alasan ter nggak masuk akal,ever)
    Hey, kepribadian bukan alasan yang bisa membatasimu buat explore diri!
    It doesn't matter what type are we
    Yang perlu kita lakukan adalah mengembangkan apa yang kita punya dengan begitu ya kita akan bersinar sebagai diri kita sendiri. Bukan karena mencontoh orang lain
    Ingin punya teman banyak? ya bergaullah! Meskipun mungkin lingkaran pertemananmu lebih sedikit yang paling penting kualitas pertemananmu. Jagalah hubungan baik dengan temanmu mungkin temanmu akan jadi batu loncatan untukmu mengenal lebih banyak teman lagi

    Aku pun sebagai Si Extrovert (diketahui setelah ikut tes-tes kepribadian gitu hehe) kadang iri dengan orang Introvert yang bisa memiliki konsentrasi tinggi, betah diam saat pelajaran berlangsung, dan kebanyakan dari mereka adalah orang yang pintar dan selalu dapat ranking 
    Tapi yasudahlah, pasti ada cara supaya aku bisa berkonsentrasi dengan baik seperti mereka meskipun harus dengan pembiasaan yang dibilang tidak mudah (belum berhasil sampai sekarang). Iri pun tidak ada gunanya karena keirian hanya menguras hati hahaha

    Ya, Jadi itu tadi hanya sedikit curahan hati. Buat teman-teman yang punya kasus seperti temanku tadi, jangan minder atau gimana-gimana. Explore diri aja. Lakukan yang buat kamu nyaman
    Karena tidak ada kepribadian yang lebih baik dari kepribadian lain. Tergantung orangnya aja gimana menyikapi dan pandai-pandailah bersyukur :)






    Continue Reading
    Older
    Stories

    FIND ME

    • twitter
    • pinterest
    • instagram

    INSTAGRAM

    @nrtrida

    LABELS

    • Design
    • Diary
    • Do It Yourself
    • Motivation
    • Opinion
    • Think&Talk

    POSTS

    • ▼  2021 (4)
      • ▼  March 2021 (4)
        • Pandemi ? Peluang Mulai Bisnis Onlinemu
        • Jangan Buang SAMPAH ke TEMPAT SAMPAH (Begitu Saja)
        • Millenial Juga Dukung "Green Habit" !
        • Solusi Menjadikan Aset "Nganggur" Jadi Cuan Melalu...
    • ►  2018 (7)
      • ►  August 2018 (3)
      • ►  February 2018 (1)
      • ►  January 2018 (3)
    • ►  2017 (6)
      • ►  December 2017 (2)
      • ►  July 2017 (4)

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top